TABANAN – Desa Tista yang terletak di Kecamatan Kerambitan, Kabupaten Tabanan, terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga nilai-nilai budaya sekaligus mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan. Desa yang dikenal dengan kehidupan masyarakatnya yang masih kental dengan tradisi Bali ini perlahan beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan jati diri lokal.
Secara geografis, Desa Tista berada di wilayah strategis yang didominasi oleh lahan pertanian. Sebagian besar warga menggantungkan hidup pada sektor pertanian dan usaha berbasis sumber daya lokal. Sistem gotong royong dan kearifan lokal masih menjadi fondasi utama dalam kehidupan sosial masyarakat desa.
Dalam beberapa tahun terakhir, Pemerintah Desa Tista aktif mengoptimalkan potensi desa melalui berbagai program pembangunan. Infrastruktur desa seperti jalan lingkungan, fasilitas umum, dan sarana pendukung kegiatan masyarakat terus ditingkatkan untuk menunjang aktivitas warga sekaligus membuka peluang ekonomi baru.
Selain pembangunan fisik, Desa Tista juga menaruh perhatian besar pada pelestarian adat dan budaya. Berbagai kegiatan keagamaan, seni, dan tradisi desa rutin dilaksanakan sebagai bagian dari upaya menjaga warisan leluhur. Hal ini sekaligus menjadi kekuatan sosial yang mempererat kebersamaan masyarakat.
Perbekel Desa Tista menyampaikan bahwa pembangunan desa tidak hanya diukur dari aspek ekonomi, tetapi juga dari kualitas kehidupan sosial dan budaya masyarakat. “Kami ingin Desa Tista berkembang, namun tetap berakar pada nilai-nilai adat dan kebersamaan,” ujarnya.
Ke depan, Desa Tista diarahkan untuk terus menggali potensi lokal, termasuk peluang pengembangan desa berbasis budaya dan ekonomi kreatif. Dengan sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan berbagai pihak terkait, Desa Tista diharapkan mampu menjadi contoh desa yang maju tanpa kehilangan identitasnya.